5 Perusahaan Big Data Dunia dan Gebrakan Teknologinya

5 Perusahaan Big Data Dunia dan Gebrakan Teknologinya

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, penggunaan big data mengalami perkembangan yang sangat pesat. Big data merupakan sebuah teknologi yang mengatur sekumpulan data “mentah” di internet. Data-data mentah tersebut akan diteliti dan ditelatah satu per satu oleh ilmuwan data agar dapat digolongkan berdasarkan golongannya. Seiring bertambahnya jumlah penggunaan internet, maka jumlah dan jenis data di dunia maya sangat beragam mulai dari video, gambar, dokumen, dan lain-lain. Dengan jumlah yang sangat banyak dan tidak terbatas, solusi yang tepat untuk mencegah ledakan informasi di internet adalah memanfaatkan perusahaan big data untuk mengelolanya.

 

5 Perusahaan Big Data Dunia dengan Segala Gebrakan Teknologinya

Perusahaan big data terbesar di dunia memberikan teknologi-teknologi yang dapat digunakan dalam pengelolaan data-data perusaan besar dan perusahaan multi nasional memanfaatkan big data. Manfaat teknologi big data tak lain adalah untuk penyimpanan data, pembersihan data yang tidak sesuai, pengamatan data, dan pengelolaan data yang tidak terbatas. Selain itu penggunaan big data juga akan lebih rapi dan terjaga keamanannya. Dan inilah lima perusahaan big data yang mendobrak teknologi mereka untuk membantu pengelolaan data di dunia maya.

1.   Google

Perusahaan multinasional Amerika Serikat ini memiliki produk internet yang sudah terpercaya seperti komputasi web, software, pencarian, dan periklanan.

Sebagai perusahaan yang namanya sudah dikenal hampir di seluruh dunia,  pengembangan layanan di Google untuk keperluan bisnis adalah dengan menggabungkan berbagai layanan menggunakan sistem penyimpanan data Bigtable untuk skala besar dan cepat. Namun, sejak 2013 Google sudah berada dalam pengawasan dan pengawasan tersebut diperkuat agar pengoptimalan layanan Google tidak mengorbankan privasi seseorang.

2.   MapD Technologies

MapD Technologies adalah perusahaan analitik generasi mendatang San Fransisco yang didirikan pada tahun 2013. Tujuan perusahaan ini adalah untuk memberikan solusi yang lebih cepat dalam pengembalian hasil query dibandingkan dengan basis CPU. Solusi yang ditawarkan seperti ilmu data, pembuatan aplikasi khusus, dan analisisi operasional. Sebagai informasi, perusahaan ini didanai oleh beberapa perusahaan seperti NVIDIA, NEA, In-Q-Tel dan GV.

3.   ShareThis

Perusahaan yang baru saja bekerjasama dengan University of Illinois ini memberikan layanan konten internet melalui media sosial, iklan, berbagai toolbar, analisis, dan pesan singkat. Kerjasama dengan universitas tersebut memberikan lisensi atas hak paten atas layana big data Sharethis dan digunakan dalam mempelajari penemuan baru bidang mesin dan alogaritma. Selain itu, ShareThis juga melayani penerbitan, agensi, pengiklanan dan konsumen di seluruh Amerika Serikat.

4.   CenturyLink

CenturyLink yang berdiri di Amerika Serikat semenjak 1930 baru-baru ini memperkenalkan fitur terbaru mereka yaitu BDaaS (Big Data as a Service). Fitur teknologi ini dapat digunaan untuk perusahaan sepenuhnya tanpa menggunakan ilmuwan data. Fitur yang lain dari CenturyLink yaitu layana konsultasi Data-to Decisions dimana perusahaan dapat memantau efisiensi dari bisnis yang mereka miliki. Selain itu, pada tahun 2013 perusahaan ini menitikberatkan layanan komunikasi dan menyediakan saluran jarak jauh, akses internet, dan data.

Baca juga : Cara Mendesain Kamar Yang Sempit Agar Terlihat Luas

5.   Dataiku

Dataiku adalah perusahaan software yang mengembangkan kolaboratif sains software data yang dipasarkan untuk big data. Perusahaan yang didirikan di paris dan berkembang di New York ini telah tercatat sebagai perusahaan big data yang yang paling visioner tahun 2018 mengenai ilmu data dan pembelajaran mesin. Pencatatan ini dilakukan oleh Magic Quadrant yang bergerak di bidang riset pasar khusus IT. Penggunaan teknologi big data di sebuah perusahaan mampu menyimpan data dengan kapasitas yang tidak terbatas. Bagi anda yang ingin menggunakan teknologi ini, anda dapat menggunakan layanan yang ada pada setiap perusahaan big data di atas.